Mata Pelajaran Sekolah Kamu

CONTOH MAKALAH PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN “ BUDAYA HIDUP SEHAT ”

 


BAB I

PENDAHULUAN

 

1.1       Latar Belakang

Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Itulah sebabnya, sebelum terlanjur sakit, ada baiknya bagi kita untuk selalu menerapkan budaya hidup sehat dengan berolahraga. Selain terhindar dari berbagai penyakit fisik, kesehatan mental pun jadi jauh lebih terjaga. Namun sayangnya, tidak semua orang paham apa itu budaya hidup sehat.

Budaya hidup sehat berarti gaya hidup sehat. Dalam budaya hidup sehat berbagai kegiatan dimulai dari bangun tidur hingga tidur lagi diatur sedemikian rupa untuk menciptakan kesehatan tubuh. Pergaulan juga termasuk bagian dari budaya hidup sehat. Anda perlu berhati-hati dalam bergaul sehingga tidak terjerumus ke dalam pergaulan bebas yang dapat merusak masa depan. Pergaulan bebas bermacam-macam bentuknya, yang paling sering dilakukan adalah penyalahgunaan narkoba dan seks bebas.

1.2       Rumusan Masalah

1.      Apa definisi budaya hidup sehat ?

2.      Bagaimana cara perilaku budaya hidup sehat ?

3.      Apa yang dimaksud dengan penyalahgunaan narkoba ?

4.      Apa yang dimkasud dengan pergaulan bebas ?

1.3       Tujuan

1.      Untuk mengetahui definisi budaya hidup sehat.

2.      Untuk mengetahui perilaku hidup sehat.

3.      Untuk mengetahui maksud dari penyalahgunaan narkoba.

4.      Untuk mengetahui maksud dari pergaulan bebas.

1.4       Manfaat

1.      Untuk mengetahui definisi budaya hidup sehat.

2.      Untuk mengetahui perilaku hidup sehat.

3.      Untuk mengetahui maksud dari penyalahgunaan narkoba.

4.      Untuk mengetahui maksud dari pergaulan bebas.

 


 

BAB II

PEMBAHASAN

 

2.1       Definisi Hakikat Budaya Hidup Sehat

        Definisi sehat menurut WHO (World Health Organization) adalah segala bentuk kesehatan badan, rohani/mental dan bukan hanya keadaan bebas dari penyakit, cacat atau kelemahan-kelemahan. Adapun menurut undang-undang kesehatan, sehat adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan seseorang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomi. Kesehatan jasmani berarti kesehatan tubuh, sedangkan kesehatan rohani berarti kesehatan jiwa seseorang

     Manusia zaman sekarang cenderung menyukai hal-hal yang instan. Hal tersebut sangat tidak tepat karena akan menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan

Adapun langkah-langkah menerapkan budaya hidup sehat sebagai berikut:

1.      Menghindari kebiasaan buruk.

2.      Menjaga kebersihan diri dari lingkungan.

3.      Mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi seimbang.

4.      Berolahraga secara teratur.

5.      Membiasakan diri bersosialisasi dengan masyarakat di oingkungan sekitar.

6.      Minum cukup air.

7.      Istirahat yang cukup.

8.      Mendekatkan diri kepada tuhan.

9.      Meluangkan waktu untuk refreshing.

Budaya hidup ehat jika diterapkan dalam kehidupan sehari-hari akan menghasilkan banyak manfaat bagi seseorang. Berikut manfaat menerapkan budaya hidup sehat:

1.      Mendapatkan kehidupan dan interaksi social yang baik.

2.      Meningkatkan rasa percaya diri.

3.      Dapat belajar dengan maksimal.

4.      Merasa damai, nyaman, dan tentram.

5.      Terhinar dari berbagai penyakit.

6.      Lebih bersemangat menjalani hidup.

7.      Meningkatkan kinerja seseorang.

8.      Menghemat pengeluaran untuk biaya kesehatan.

9.      Dapat tidur nyenyak.

10.    Berpikir positif dan sehat.

11.    Memiliki penmapilan yang sehat dan segar.

 

2.2       Cara Perilaku Budaya Hidup Sehat

Permasalahn dalam menerapkan budaya hidup sehat berasal dari factor internal atau faktor yang brasal dari diri sendiri, seperti kurang peduli pada diri sendiri. Adapun factor eksternal atau factor yang berasal dari lingkungan ataupun pergaulan, seperti penyalahgunaan narkoba dan seks bebas. Berikut penjelasan mengenai permasalahan budaya hidup sehat yang muncul dari pergaulan yang salah.

 

1.      Kurang olahraga/Latihan fisik

     Orang yang sering melakukan aktivitas fisik atau berolahraga akan lebih sehat dibandingkan orang yang jarang melakukan aktivitas fisik. Hal ini dikarenakan tubuh yang lebih banyak melakukan aktivitas fisik akan memiliki ketahanan tubuh yang lebih baik daripada tubuh yang jarang melakukan aktivitas fisik.

2.      Kurang istirahat dan tidur

     Istirahat berarti berhenti sejenak untuk melepas Lelah, sedangkan tidur artinya mengistirahatkan badan dan kesadaran. Istirahat dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti tiduran, berbincang-bincang, menonton televisi, mendengarkan radio, atau membaca buku.

3.      Kurang menjaga kebersihan diri dan lingkungan

     Dengan menjaga kebersihan diri dan lingkunga dapat menghindarkan/mencegah tubuh dan lingkungan menjadi sarang kuman, bakteri, dan virus yang membahayakan diri.

4.      Kesalahan menu dan pola makan

     Pola makan yang baik dalam sehari sebayak tiga kali, yaitu pagi hari (sarapan), siang hari, dan sore menjelang malam. Porsi dan menu makan yang berbeda-beda disesuaikan kebutuhan tenaga yang diperlukan seseorang untuk menjalankan aktivitasnya. Dan alangka baiknya kita tidak makan lebih dari tiga kali sehari karena akan membuat tubuh memiliki berat badan yang berlebih (obesitas). Hal tersebut dapat memicu berbagai penyakit, seperti diabetes dan gangguan kesehatan jantung.

 

2.3       Penyalahgunaan Narkoba

     Narkoba adalah bahan/zat yang dapat memengaruhi kondisi kejiwaan/psikologi sesorang (pikiran, perasaan dan perilaku) serta dapat menimbulkan ketergantungan fisik dan psikologi. Narkoba dapat dibedakan menjadi beberapa macam.

a.       Narkotika

     Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan menimbulkan ketergantungan.

b.      Psikotropika

     Psikotropika adalah zat atau obat, baik alami maupun sintesis bukan narkotika yang berkhasiat psikoaktif yang memengaruhi susunan saraf pusat dan menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku.

c.       Zat adiktif

     Contoh zat adiktif yang sering dijumpai, yaitu alcohol, inhalansi, kafein dan nikotin. Efek yang ditimbulkan zat adiktif pada tubuh manusia sebagai berikut.

1.      Memperlambat kerja otak dan sistem saraf pusat.

2.      Menimbulkan perasaan senang, puyeng, penurunan kesadaran, gangguan penglihatan, dan berbicara tidak jelas.

3.      Permasalahan kesehatan terutama merusak otak, liver, ginal, dan paru-paru.

4.      Kematian timbul akibat terhentinya pernapasan dan gangguan jantung.

 

 

d.      Obat berbahaya

     Obat berbahaya adalah obat yang cara memperolehnya harus dengan resep dokter. Obat-obatan yang termasuk golongan ini adalah antibiotik (tetrasiklin, penisilin, dan amoksilin) atau obat yang mengandung hormon (obat penyakit diabetes, obat jantung. Obat penenang, dan obat alergi). Obat ini disebut dengan obat keras karena membahayakan, meracuni tubuh, bahkan dapat menyebabkan kematian jika dipakai sembarangan.

     Penggunaan narkoba dapat mempengaruhi susunan saraf pusat manusia. Adapun efek penggunaan narkoba dapat dibedakan menjadi berikut.

a.         Depresan, yaitu zat yang bekerja mengendurkan atau mengurangi aktivitas susunan saraf pusat. Efek ini mengurangi aktivitas fungsional tubuh sehingga membuat pemakainya menjadi tenang, bahkan membuat tertidur dan tak sadarkan diri.

b.        Stimulan, yaitu zat yang bekerja mengaktifkan kerja susunan saraf pusat. Narkoba dapat merangsang fungsi tubuh.

c.         Halusinogen, yaitu zat yang bekerja menimbulkan perasaan halusinasi atau khayalan.

     Penyalahgunaan narkoba artinya kegiatan menggunakan, memakai, menjual, atau mengedarkan narkoba tanpa haka tau izin yang sah dari pihak yang berwenang. Penyalahgunaan narkoba harus dicegah karena dapat merusak masa depan generasi penerus bangsa.

Adapun bahaya prnyalahgunaan narkoba sebagai berikut.

a.       Rusaknya organ vital, seperti jantung, paru-paru, dan ginjal, bahkan dapat menyebabkan kematian.

b.      Keracunan akibat dosis yang berlebihan atau OD (Over Dosis).

c.       Kecanduan atau ketergantungan menyebabkan terjadinya gejala putus obat atau sakau yang ditandai dengan mual, tekanan darah meningkat, dan gangguan saluran pernapasan.

d.      Terjadi perusakan dan penurunan kualitas berpikir dan daya ingat yang dilakukan oleh otak.

e.       Penularan penyakit hepatitis atau HIV akibat penggunaan jarum suntiksecara bergantian.

f.       Gangguan psikologi, sperti gelisah, takut, curiga yang berlebihan, mudah panik dan tersinggung serta halusinasi.

g.      Pengguna narkoba cenderung masa bodoh dan tidak peduli pada norma-norma yang ada di masyarakat.

 

2.4       Pergaulan Bebas

     Salah satu permasalahan penting yang dihadapi generasi muda adalah pergaulan bebas yang mengarah kepada perilaku hubungan seks secara bebas. Perilaku seksual yang dilakuakn sebelum waktunya dapat mengakibatkan dampak psikologis yang sangat serius, sperti rasa bersalah, depresi, marah, dan agresif. Berikut beberapa dampak negative seks bebas.

a.       Kehamilan tidak diinginkan

     Kehamilan diluar nikah merupakan salah satu dampak negative dari seks bebas. Dalam masyarakat patriarkal seperti di Indonesia, perempuanlah yang sering menjadi kambing hitam dan dirugikan. Kodrat deterministiknya untuk mengandung dan melahirkan menempatkan remaja perempuan dalam posisi terpojok yang sangat dilematis. Dalam pandangan masyarakat, remaja perempuan yang hamil dianggap sebagai aib dan mencoreng nama baik keluarga.

b.      Aborsi

     Aborsi adalah pengguguran kandungan. Para remaja yang melakukan aborsi memiliki perasaan bersalah dan berdosa yang cukup besar dan bersifat menetap untuk jangka waktu relatif lama. Kegagalan aborsi dapat menimbulkan masalah lain yang menyangkut kualitas kesehatan fisik dan mental bayi yang dilahirkan. Fetus yang dilahirkan umumnya telah mengalami deraan fisik dan mental yang bertubi-tubi. Secara psikis si ibu menolak bayi yang dikandungnya, lalu mencoba digugurkan dengan berbagai jenis obat dan ramuan, sementara suasana batin si ibu dalam keadaan tidak seimbang.

c.       Mengidap penyakit menular seksual

     Penyakit menular seksual adalah penyakit yang menyerang organ-organ seksual atau organ-organ reproduksi dan seluruhnya dapat menular melalui hubungan seksual.  Berikut jenis-jenis penyakit menular seksual.

1.      Sifilis (Raja singa)

     Penyakit sifilis sering juga disebut dengan penyakit raja singa. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri, yaitu Treponema pallidum yang berukuran sangat kecil ini mampu hidup hamper diseluruh bagian tubuh manusia. Gejala dari penyakit sifilis tergantung stadium yang diderita.

Ø  Stadium satu ditandai dengan timbulnya luka kemerahan dan basah pada daerah organ reproduksi. Namun dapat pula muncul pada bagian yang lain. Luka ini disebut chancres yang akan hilang dalam 2 minggu dan meninggalkan jaringan perut di atas kulit.

Ø  Stadium dua, penderita merasakan gejala seperti terserang flu. Pada stadium satu dan dua, penyakit sifilis sangat menular.

Ø  Stadium tiga, apabila pada stadium sebelumnya tidak diobati maka penderita akan mengalami sifilis laten. Maksudnya, semiua gejala penyakit akan hilang, tetapi bakteri penyebabnya masih bergerak didalam tubuh dan dapat bertahan hingga bertahun-tahun lamanya.

Ø  Stadium empat disebut sifilis tersier. Bakteri penyebab sifilis telah menyebar ke seluruh tubuh dan dapat menyerang otak, batang otak dan tulang. Akibar yang terjadi, antara lain pikun, gangguan keseimbangan, gangguan rasa, dan terjadi kelumpuhan.

     Sifilis menular melalui hubungan seksual, jarum suntuk, dan transfusi darah.

2.      Chlamida

     Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Chlamida trachomatis. Bakteri ini menimbulkan berbagai infeksi pada Wanita. Gejala pada Wanita ditandai dengan keputihan berwarna kuning dan rasa sakit pada waktu buang air kecil. Daerah penularan meliputi daerah organ reproduksi, mata, dan kerongkongan.

3.      HIV/AIDS

     Hubungan seksual merupakan salah satu media penularan HIV/AIDS. HIV (Human Immunodefiency Virus), yaitu virus yang menyebabkan penurunan kekebalan tubuh manusia. HIV ini akan menyebabkan AIDS (Acquired Immune Defiency Syndrome), artinya kumpulan gejala penyakit karena menurunnya sistem kekebalan tubuh manusia. Hingga saat ini belum ditemukan obat untuk penderita HIV, sehingga virus dari si penderita HIV akan melemahkan sistem kekebalan tubuh yang terdapat pada sel darah putih. Keadaan ini akan berakibat orang tersebut  akan mudah terkena berbagai macam penyakit.

4.      Kutu pubis

     Penyakit ini disebabkan oleh kutu yang berada pada daerah organ reproduksi. Hidup di rambut, kecuali rambut kepala. Gejalanya berupa gatal-gatal dengan adanya kutu di rambut kemaluan dan ketiak, kadang-kadang di alis dan bulu mata. Tanda adanya kutu di kemaluan, yaitu munculnya bercak keabu-abuan di celana.

5.      Trikomonas Vaginalis

Penyebab penyakit ini disebabkan oleh parasite bernama Trichomonas vaginalis. Gejala yang muncul yaitu cairan organ reproduksi perempuan keputihan encer, berwarna kuning kehijauan, berbusa dan berbau busuk. Daerah organ reproduksi perempuan agak bengkak, kemerahan, gatal, berbusa, dan terasa tidak nyaman. Akinat dari penyakit ini adalah kulit sekitar daerah organ reproduksi perempuan lecet, dapat menyebabkan bayi premature, dan memudahkan penularan HIV/AIDS.

     Kuncu utama agar tidak terjerumus dalam hubungan seks bebas ada pada diri sendiri. Adapun beberapa cara untuk mencegah terjerumus dalam seks bebas sebagai berikut.

a.       Meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan.

b.      Bersikap terbuka kepada kedua orang tua.

c.       Memilih pergaulan yang sehat.

 

 


 

BAB III

PENUTUP

3.1       Kesimpulan

        Suatu gaya hidup dengan memperhatikan faktor-faktor tertentu yang mempengaruhi kesehatan, dengan merubah pola gaya hidup, seperti mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung gizi, berolahraga secara teratur supaya tubuh menjadi lebih sehat. Hal itu bertujuan agar kesehatan fisik dan mental tetap terjaga dengan baik.

 

3.2       Saran

Jagalah kesehatan anda sebelum hilang Makan makanan dan minuman yang bergizi yang disesuaikan dengan kondisi tubuh, aktivitas serta usia kita, berolahraga secara teratur, dan menghindari teman yang menjerumuskan kedalam pertemana yang tidak baik untuk kesehatan dan masa depan.

 

 

 

 

 

,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar