Mata Pelajaran Sekolah Kamu

25 CONTOH SOAL UNSUR PERIODE KIMIA SMA

1.            Tuliskan unsur-unsur yang ada pada periode 3
Jawab: Na, Mg, Al, Si, P, S, Cl, Ar

2.            Jelaskan mengapa :  (lihat data/tabel)
a.   Jari-jari atom berkurang dari Na ke Cl
b.  Energi ionisasi Al lebih rendah daripada Mg
c.   Energi ionisasi S lebih rendah daripada P
Jawab :
a.     dari Na ke Cl muatan inti semakin bertambah sehingga semakin kuat menarik elektron terluar sehingga jarak kulit terluar ke inti semakin dekat atau jari-jari makin kecil




b. Hal ini dijelaskan dari konfigurasinya



Konfigurasi elektron yang penuh lebih stabil sehingga sulit untuk melepaskan elektron sehingga diperlukan energi yang besar artinya Energi ionisasi Mg lebih tinggi dibanding Al.

c.Hal ini dijelaskan dari konfigurasinya
Konfigurasi elektron yang setengah penuh lebih stabil sehingga sulit untuk melepaskan elektron sehingga diperlukan energi yang besar artinya Energi ionisasi P lebih tinggi dibanding S.

3.            Jelaskan hubungan antara struktur atom, jari-jari atom, dan kereaktifan unsur-unsur periode ke tiga dari Na ke Ar
Jawab:
1. Jumlah elektron valensi meningkat dari Na (1 elektron valensi) ke Ar (8 elektron valensi)

2. Peningkatan jumlah elektron valensi menyebabkan jari-jari atom mengecil karena meningkatnya ikatan dari inti atom ke elektron

3. Reaktifitas menurun karena meningkatnya ikatan ini pula.

4.            Jelaskan hubungan antara perubahan struktur zat dengan perubahan titik didih dan titik leleh unsur periode ketiga dari Na ke Ar.
Jawab:
1. Titik didih meningkat dari Na ke Al karena penguatan ikatan logam, kemudian menurun dari Si ke Ar, dengan pengecualian S yang memiliki gaya Van der Walls yang besar akibat ukuran molekulnya yang besar (S8).
2. Energi ionisasi meningkat dari Na ke Ar, kecuali pada Al dan S yang menurun karena susunan elektron pada orbital 3p.

5.            Dengan menggunakan data tentang ikatan klorida unsur periode ketiga, jelaskan bagaimana perbandingan titik didih dan titik leleh MgCl2 terhadap AlCl3 dan SiCl4.
Jawab: Titik didih dan titik leleh sangatlah tergantung seberapa besar energi yang diperlukan untuk melepaskan ikatan-ikatan yang terbentuk dari klorida

NaCl dan MgCl2 mempunyai ikatan ionik yang sangat kuat hal ini menyebabkan senyawa tersebut membutuhkan energi besar sehingga titik didih/leleh lebih besar dari AlCl3, SiCl4

AlCl3 Ikatan aluminium dengan klorida bukanlah ikatan ion simple karena perbedaan keelektronegativan dua unsur ini belum cukup, untuk titik didih dan lelehnya relatif dibawah MgCl2

SiCl4 silikon tetraklorida merupakan senyawa kovalen sederhana yang berupa cairan dalam temperatur kamar, titik didih dan lelehnya adalah yang paling rendah dianatara yang lainnya

Kesimpulan:
Perbandingan titik lelehdan titik didih dari yang tertinggi ke yang rendah adalah MgCl2, AlCl3 dan SiCl4

6.            Bagaimana reaksi yang terjadi jika unsur-unsur Na, Mg, Al, dan S direaksikan dengan oksigen membentuk oksidanya? Ikatan apa yang terjadi pada senyawa yang terbentuk?
Jawab :
2Na + 1/2 O2→ Na2O (Ikatan ionik)
Mg + 1/2 O2→ MgO (Ikatan ionik)
2Al + 3/2 O2→ Al2O3 (Ikatan ionik)
S + 3/2 O2→ SO3 (Ikatan kovalen)

7.            Tuliskan reaksi yang terjadi antara oksida dari Na, Mg, Al, dan S dengan:
a.   air
b.  asam klorida
c.   basa
Jawab :
a. reaksi dengan air
2Na + 2H2O → 2NaOH + H2
Mg + 2H2O → Mg(OH)2 + H2
Al + 3H2O → Al(OH)3 + 3H2
S + H2O → tidak bereaksi
b. reaksi dengan asam klorida
2Na + 2HCl → 2NaCl + H2
Mg + 2HCl → MgCl2 + H2
2Al + 6HCl → 2AlCl3 + H2
S + HCl → tidak bereaksi
c. reaksi dengan basa
Na2O + NaOH → Tidak bereaksi
MgO + NaOH → Tidak Bereaksi
Al2O3 + NaOH → Na(Al(OH)4)
SO3 + 2NaOH → Na2SO4 + H2O

8.            Tuliskan unsur-unsur periode ketiga yang berada dalam keadaan bebas di alam. Bagaimana struktur unsur-unsur tersebut?
Jawab: Unsur periode 3 yang keberadaannya di alam dapat ditemukan secara bebas yaitu unsur belerang (S) dan argon (Ar). Unsur belerang banyak ditemukan di kawah-kawah gunung berapi. Unsur argon ditemukan dengan wujud gas monoatomik yabg berasa di udara sekitar 0,15 %.

9.            Mengapa logam alumunium tidak mengalami korosi terus-menerus seperti logam besi? Jelaskan.
Jawab: logam Al  lebih tahan karat dibandingkan besi karena proses oksidasi yang terjadi seperti Al2O3 akan membentuk lapisan sehingga lapisan ini akan melindungi Al dibagian dalam dan menyebabkan proses pengkaratan berjalan sangat lambat

10.        Lapisan oksida alumunium yang sangat tipis dapat dihilangkan dengan menambahkan HgCl2 yang sedikit asam. Lapisan tersebut akan larut, kemudian logam Al di bawahnya akan mendesak Hg2+ dari HgCl2 dan logam Al akan membentuk amalgam dengan Hg. Tuliskan reaksi yang terjadi antara:
a.      Al2O3 dengan HgCl2
b.     Al dengan Hg
c.     amalgam dengan air

Jawab :
a. 2 Al2O3 + 6 HgCl2 → 4 AlCl3 + 6 Hg + 3 O2
b. Al + Hg → Al2Hg3
c. Al2Hg3 + H2O → Al(OH)3 + Hg

11.        Sifat senyawa alumunium banyak ditentukan oleh sifat ion Al3+ yang ukurannya kecil dan muatannya besar. Jelaskan kaitan hal tersebut dengan sifat Al3+ yang mempunyai kemampuan mengendapkan lumpur pada penambahan tawas ke dalam air keruh.
Jawab : Ion Al3+ memiliki ukuran kecil dan muatannya besar yang menyebabkan kerapatan muatannya sangat besar. Kerapatan ini menyebabkan ion Al3+ mampu menarik air membentuk ion kompleks [Al(H2O]3+, ion tersebut akan menarik partikel-partikel bermuatan (lumpur, ion-ion)sehingga menjadi molekul yang sangat besar dan kemudian mengendap

12.        Senyawa alumunium klorida dapat membentuk suatu polimer dengan rumus umum (AlCl3)n. Pada suhu tinggi, senyawa tersebut dapat menguap dan membentuk kesetimbangan fase gas pada daerah dengan suhu tertentu (Ar Al = 27 g/mol, Cl = 35,5 g/mol; R = 0,082 L atm mol-1 K-1). Jika suhu uap dinaikkan pada tekanan tetap 1 atm, ternyata gas tetap terdisosiasi menjadi molekul alumunium klorida yang lebih sederhana. Perubahan ini diamati dengan mengukur densitas (massa jenis) uap pada berbagai suhu sehingga diperoleh data sebagai berikut.
Suhu (oC)
200
600
800
Massa jenis  (g/mL)
6,87 x 10-3
2,65 x 10-3
1,51 x 10-3
Berdasarkan data tersebut,
a.   bagaimana rumus molekul senyawa alumunium klorida masing-masing pada suhu 200oC dan 800oC? Tuliskan reaksi disosiasinya pada suhu antara 200oC–800oC. Apa pendapat Anda mengenai keadaan senyawa alumunium klorida tersebut pada suhu 200oC dan 800oC?

Jawab : Mr AlCl3 = 133,5
Untuk menentukan rumus molekul masing-masing suhu dapat ditentukan dari rumus:

pada suhu 200
maka n = 2
pada suhu 600
maka n = 1,5
pada suhu 800
maka n = 1
Rumus molekul untuk suhu 200 = (AlCl3)2 atau Al2Cl6, sedangkan rumus molekul untuk suhu 800 = AlCl3
Reaksi disosiasinya : Al2Cl6 → 2AlCl3
pada suhu 200 oC masih dalam bentuk polimer sedangkan pada suhu 800 oC sudah dalam bentuk monomer

b.  sebutkan spesi-spesi alumunium klorida yang terpadat pada 600oC dan bagaimana fraksi mol setiap komponen?

c.   Pada tekanan 1 atm tersebut, hitunglah derajat disosiasi dan tekanan parsial setiap spesi senyawa alumunium klorida pada suhu 600oC.

d.  Tentukan nilai Kp dan Kc pada suhu 600oC.


13.        Tuliskan keberadaan Silikon di udara di alam
Jawab: silikon merupakan elemen terbanyak ke-8 di alam semesta dari segi massanya, tapi sangat jarang ditemukan dalam bentuk murni di alam.

Penjelasan:
silikon paling banyak terdistribusi pada debu,pasir,planetoid,dan planet dalam berbagai bentuk seperti silikon dioksida atau silikat. lebih dari 90% kerak bumi terdiri dari mineral silikat, menjadikan silikon sebagai unsur ke -8 paling melimpah dikerak bumi( sekitar 28% massa) setelah oksigen silikon dalam bentuk mineral dikenal pula sebagai zat kersik

14.        Bagaimana cara memisahkan Silikon dari kuarsa ? Tuliskan reaksinya
Jawab : Silikon dipisahkan dari kuarsa dengan cara mereduksi SiO2 dengan menggunakan karbon atau kalsium karbida
SiO2(s) + C(s) → Si(s) + CO2(g)

15.        Silikon bersifat semionduktor. Jelaskan yang dimaksud dengan semikonduktor
Jawab: Semikonduktor adalah sebuah bahan dengan konduktivitas listrik yang berada di antara insulator (isolator) dan konduktor. ... Bahan semikonduktor yang sering digunakan adalah silikon, germanium, dan gallium arsenide.

16.        Beberapa jenis senyawa silikon yang penting adalah silikat dan siloksan. Jelaskan yang dimaksud dengan kedua senyawa tersebut serta tuliskan kegunaannya masing-masing
Jawab : Silikat (SiO32-)n digunakan sebagai bahan untuk membuat kaca, fiber glass dan serat optik. Sedangkan siloksan (C6H5)3SiOSi(C6H5)3) bermanfaat dalam operasi plastik, pelarut, pembersih, bahan mengkilap (semir sepatu.

17.        Apa yang dimaksud dengan serat optik dan fiberglas? Jelaskan kegunaannya.
Jawab: Serat optik adalah saluran transmisi atau sejenis kabel yang terbuat dari kaca atau plastik yang sangat halus dan lebih kecil dari sehelai rambut, dan dapat digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain.

-kaca cair yang ditarik menjadi serat tipis dengan garis tengah sekitar 0,005 mm - 0,01 mm. serat ini dapat dipintal menjadi benang atau ditenun menjadi kain, yang kemudian diresapi dengan resin sehingga menjadi bahan yang kuat dan tahan korosi untuk digunakan sebagai badan mobil dan bangunan kapal.

18.        Tuliskan keberadaan fosfor di alam dan jelskan caramemisahkan fosfor dari swnyawanya.
Jawab : Fosfor di alam terdapat sebagai mineral apatit Ca9(PO4)6 (X = F, Cl, atau OH) dan batuan fosfat Ca3(PO4)2. Fosfor dipisahkan dari senyawanya dengan cara mereduksi batuan fosfat dengan SiO2 dan karbon
2Ca3(PO4)2 + 6SiO2 + 10C → P4 + 6CaSiO3 + 10CO

19.        Tuliskan bentuk alotropi dari fosfor yang anda ketahui.Manakah yang paling reaktif di antara alotropi tersebut /
Jawab : Alotropi dari fosfor yaitu fosfor merah dan fosfor putih. Fosfor putih lebih reaktif dibanding fosfor merah

20.        Bagaimana cara menyimpan  fosfor ? Mengapa demikian ?
Jawab: adalah dengan menyimpanya dalam wadah tertutup yang berisi air. Ini dikarenakan fosfor memiliki sifat mudah terbakar ketika terpapar udara bebas.

21.        Fosfor digunakan untuk membuat ujung batang korek api. Jelaskan sifat yang mendasari sifat yang mendasari kegunaan fosfor tersebut.
Jawab : Fosfor merah digunakan untuk membuat korek api hal ini karena fosfor mudah terbakar di udara membentuk fosfor (V) oksida
P4(s) + 5O2(g) → P4O10(g)


22.        Salah satu senyawa fosfor yang penting adalah asam fosfot. Tuliskan kegunaan asam fosfat dalam industri.
Jawab : asam fosfat digunakan dalam industri logam untuk mencegah karat pada besi. Asam fosfat juga digunakan dalam industri pupuk

23.        Belerang dikenal mempunyai dua alotropi, tuliskan kedua alotropi tersebut . Pada suhu 96oC, kedua alotropi tersebut berada dalam keadaan enantropi. Jelaskan yang dimaksud dengan enantropi.
Jawab : enantiotropi yaitu dua bentuk kristal alotropi dalam keadaan yang setimbang
S8 (monoklin) → S8 (rhombis) (pada suhu 96oC)

24.        Belerang diperoleh dengan proses Frasch serta pengolahan gas alam yang mengandung H2S. Bagaimana cara mendapatkan belerang dari gas alam yang mengandung H2S. ?
Jawab : Mendapatkan belerang dari gas alam yaitu dengan mereaksikan gas H2S dengan gas SO2:
S(g) + O2(g) → SO2(g)
2H2S(g) + SO2(g) → 3S(s) + 2H2O(l)

25.        Proses Frasch sebenarnya hanya memanfaatkan titik leleh belerang yang rendah. Jelaskan pernyataan tersebut.
Jawab : Karena titik leleh belerang rendah, maka belerang dipompa menggunakan air super panas bertekanan tinggi, sehingga belerang akan meleleh dan keluar dari pori-pori tanah dan membeku di permukaan tanah

26.        Reaksi manakah yang merupakan tahap penentu pada proses kontak ? Mengapa demikian ?
Jawab : Proses yang paling menentukan yaitu Oksidasi SO2 menjadi SO3 karena reaksi tersebut menyangkut kesetimbangan yang perlu penanganan khusus supaya hasil reaksi optimum dan tidak terurai kembali



27.        Bagaimanakah kondisi ( tekananan dan suhu) yang paling baik untuk proses kontak sehingga dihasilkan H2SO4  secara optimum ? Mengapa tidak dilakukan pada tekanan setinggi-tingginya dan pada suhu serendah mungkin?
Jawab : Kondisi tekanan di lakukan pada 1 atm dan suhu yang rendah. Jika tekanan dinaikkan akan menyebabkan kenaikan jumlah produk yang kurang berarti jika dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan. Jika suhu diturunkan serendah mungkin akan menyebabkan reaksi berjalan lambat