Mata Pelajaran Sekolah Kamu

MAKALAH MACAM-MACAM PERALATAN TANGAN

Kata pengantar
Puji syukur ke hadirat Allah SWT, berkat rahmat dan karunia-Nya, sehingga makalah ini dapat diselesaikan. Makalah ini dibuat untuk memenuhi tugas KJ. Setiap siswa yang mengggeluti bidang otomasi industri diwajibkan mempelajari dan mendalami ilmu otomasi industri. Karena didalam ilmu otomasi industri, kita mempelajari dasar-dasar listrik. Kita dianjurkan mempelajari tentang rangkaian listrik, peralatan tangan, dan lain-lain.
Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, sehingga makalah ini dapat diselesaikan tepat pada waktunya. Makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan makalah ini.
Semoga makalah ini memberikan informasi bagi masyarakat dan bermanfaat untuk pengembangan wawasan dan peningkatan ilmu pengetahuan bagi kita semua.


 DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR.. ii
DAFTAR ISI. iii
BAB I PENDAHULUAN.. 1
1.1 Latar Belakang. 1
1.2 Rumusan Masalah. 2
1.3 Tujuan. 2
BAB II PEMBAHASAN.. 3
2.1 Peralatan Tangan. 3
2.1.1 Obeng. 3
2.1.2 Tang. 6
2.1.3 Palu atau Martil 8
2.1.4 Gergaji tangan. 9
2.1.5 Kikir 11
2.1.6 Solder 12
BAB III PENUTUP. 14
3.1 Kesimpulan. 14
3.2 Saran. 14
DAFTAR PUSTAKA.. 15


PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Untuk bekerja dibidang teknik, baik merakit maupun memperbaiki. Kita memerlukan alat bantu untuk bekerja disamping komponen-komponen yang dibutuhkan dibidang tersebut. Alat-alat bantu tersebut berupa alat-alat tangan maupun alat-alat listrik. Perkakas tangan adalah alat-alat tangan yang digunakan dengan kekuatan tangan manual dan bukan dengan mesin. Yang dimaksudkan dengan peralatan tangan dalam hal ini adalah peralatan-peralatan yang digunakan secara langsung dengan tangan (manual), mudah dibawa (portable), ringan dan sederhana. Jenis atau macam peralatan tangan tersebut antara lain berupa:
·            Kikir (kikir: bulat, pipih, setengah bulat, pisau, kotak dengan penyayatan kasar, setengah kasar dan halus)
·            Palu (palu: besi, karet, kayu, plastik dengan berbagai ukuran)
·            Tang (tang: kombinasi, potong, lancip, pengupas kabel, catut)
·            Obeng (obeng: kembang, pipih)
·            Gergaji tangan (gergaji: kayu, besi)
·            Alat perlengkapan gambar (penggores, penitik, siku, jangka, dll)
·            Alat ukur mekanik (jangka sorong, mistar baja, mikrometer, meteran)
·            Alat penjepit benda kerja (ragum)
·            Alat keling, solder, tap ulir
·            Pahat, dan masih banyak lainnya terutama komponen kelengkapan yang ada pada peralatan tertentu, misalnya peralatan untuk instalasi kabel, dan sebagainya.
Di samping alat-alat tangan tersebut di atas, masih banyak peralatan tangan lainnya. Hal ini sangat tergantung pada jenis pekerjaan yang dilakukan serta tempat dimana pekerjaan tersebut dilakukan. Secara umum alat-alat yang disebutkan di atas adalah alat-alat yang diperlukan di bengkel mekanik elektro.


1.1 Rumusan Masalah

Apa saja jenis dari peralatan tangan tersebut?
Bagaimana cara mempergunakan atau fungsi dari alat-alat peralatan tangan?

1.2 Tujuan

Untuk mengetahui jenis-jenis peralatan tangan
Untuk mengetahui fungsi dari masing-masing peralatan tangan


PEMBAHASAN

1.1 Peralatan Tangan

Untuk bekerja dibidang kelistrikan dan elektro, baik merakit maupun memperbaiki. Kita memerlukan alat bantu untuk bekerja disamping komponen-komponen kelistrikan dan elektro. Alat-alat bantu tersebut berupa alat-alat tangan maupun alat-alat listrik.
Alat tangan yang pokok bagi seorang tukang listrik atau mekanik elektro adalah alat tangan yang mudah dibawa. Biasanya alat-alat tersebut dikemas dalam satu kotak alat atau sering disebut dengan Tool Box.

1.1.1 Obeng

Obeng yakni sebuah media yang difungsikan guna mengencangkan atau mengendorkan baut. Ada sekian banyak model obeng yang digunakan di seluruhnya dunia. Tipe yang umum dimanfaatkan di Indonesia yaitu model Phillips yang terkenal dinamakan obeng kembang atau plus (+) dan slotted yang tidak jarang dinamakan obeng minus (-).
Obeng digunakan sebagai pemutar sekrup. Tangkai obeng biasanya terbuat dari kayu atau plastik. Batangnya terbuat dari baja. Sesuai dengan kerjanya, obeng dibuat dalam berbagai ukuran. Ukuran Obeng diperhitungkan dengan panjang batang dalam satuan inch. Betuk batang obeng ada yang bulat dan segi empat. Jenis Obeng dibagi menjadi beberapa jenis:

a.         Obeng minus (-)
Berbentuk pipih dipergunakan untuk memutar sekup, beralur min

b.         Obeng Plus (+)
Dipergunakan untuk memutar sekrup beralur plus.

 a.         Obeng Offset
Cirinya obeng inni berbentuk bengkok, untuk memutar cukup diputar bagian ijungnya. Digunakan untuk memutar baut di tempat yang sempit atau sulit dijangkau
b.         Obeng Spiral / Obeng Ketok
Obeng ini akan berputar sendiri ketika di pukul / ketok



1.1.1 Tang

Tang adalah fasilitas yang difungsikan buat memegang benda kerja. Tang bahannya terbuat dari baja & amp; pemegangnya dilapisi dengan karet keras. Tang menurut bentuknya ada beberapa macam dan fungsinya berbeda-beda antara lain:
a.         Tang Pengupas
Digunakan untuk mengupas isolasi kabel/kawat dalam instalasi listrik.
b.         Tang Potong
Digunakan untuk memotong kabel/kawat instalasi listrik dan kaki komponen dalam elektronika


 a.         Tang Lancip/tang pembulat
Dipergunakan untuk menjepit benda-benda kecil atau kaki komponen yang akan disolder atau dipergunakan untuk meluruskan kaki-kaki komponen dan kabel.
Selain itu juga dipakai untuk membuat mata itik/loop pada ujung kawat dan mengambil benda kecil di tempat yang sempit.
b.         Tang Kombinasi
Tang kombinasi dimanfaatkan buat memegang, memuntir & amp; memotong benda kerja, misalnya kawat penghantar (kabel). Trik memakai tang kombinasi tak boleh memotong kabel secara tang dipukul bersama palu, sebab bakal merusak palu.
Dipergunakan untuk segala keperluan, memotong, menjepit, memegang benda kerja, memelintir kawat dan kombinasi dari jenis tang diatas.


 a.         Tang kakaktua
Digunakan untuk menjepit dan mencabut paku yang menancap.

1.1.1 Palu atau Martil

Martil atau Palu adalah alat pemukul. Palu yakni salah satu sarana pertukangan, media ini terbuat dari besi di sektor kepala, dikasih tangkai kayu sebagai pegangannya. Ada pun palu yg semuanya terbuat dari besi, baik kepada bidang kepala hingga ketangkainya; fasilitas ini dinamakan martil.
Terkecuali difungsikan sebagai pemukul paku, palu bisa pula diperlukan buat mencabut paku, sarana bantu buat memahat, meringankan memasang ubin, penstelan sambungan kayu, memecah batu, memancang kayu & memukul patok. Palu ini dibuat bermacam-macam bentuknya sesuai dengan kebutuhan dan jenis pekerjaannya. Ada empat jenis martil atau palu yaitu:
a.         Palu Besi Paku (Nail hammer)


 a.         Palu besi kepala bulat (Ball-peen hammer)
b.         Palu Kepala Lunak
Palu ini digunakan untuk memukul benda-benda yang lunak atau benda yang mudah pecah. Kepala Palu ini biasanya terbuat dari Plastik, karet ataupun kayu.

1.1.1 Gergaji tangan

Gergaji adalah alat pemotong benda. Gergaji tangan terdiri dari sengkang dan daun gergaji. Daun gergaji dibuat bergerigi. Gigi gergaji ada yang dibuat pada satu sisi saja ada juga yang dibuat dua sisi. Gambar sengkang dan daun gergaji :
a.         Gergaji Besi
Gergaji besi berarti gergaji khusus untuk memotong logam dengan berbagai macam ketebalan
b.         Gergaji Kayu
Gergaji kayu merupakan sebuah alat potong yang secara khusus di desain untuk membantu proses pemotongan kayu. fungsi gergaji kayu adalah untuk memotong kayu. Kayu merupakan material khusus yang tidak bisa dipotong dengan sembarang alat, apalagi untuk mendapatkan hasil potongan yang presisi. Yang perlu diperhatikan, selama menggergaji tekanan yang diberikan harus pada saat gerakan maju. Untuk menjaga agar gigi gergaji tidak lekas patah/aus.

1.1.1 Kikir

Kikir merupakan sebuah alat yang digunakan untuk mempertajam suatu benda. Kikir terbuat dari baja tempa yang mengandung karbon tinggi dan meliputi bagian-bagian panjang pemotong bentuk dan gigi pemotong. Saat ini ada banyak sekali jenis kikir didasarkan pada bentuknya, diantaranya adalah kikir persegi, kikir persegi panjang, kikir segitiga, kikir setengah bulat, kikir bulat dan kikir lonjong.
Sementara ditinjau dari bentuk permukannya, maka kikir dibedakan menjadi 3, yakni kikir kasar yang memiliki permukaan kasar dan fungsinya adalah untuk mengikir benda kerja yang permukaannya sangat kasar, kikir sedang adalah kikir yang memiliki permukaan sedang yaitu tidak terlalu kasar dan juga tidak terlalu halus. Fungsi dari kikir jenis ini adalah untuk mengkikir benda kerja yang sebelumnya sudah dikikir dengan menggunakan kikir kasar dan kikir halus yakni kikir yang mempunyai permukaan halus dan fungsinya adalah untuk mengkikir benda kerja yang telah dihaluskan terlebih dahulu dengan menggunakan kikir sedang.

1.1.1 Solder

Solder adalah alat bantu kerja yang memiliki fungsi untuk menyambungkan sebuah rangkaian/ komponen pada peralatan elektronika.Alat ini bekerja menghasilkan panas untuk melelehkan timah sebagai tambahan proses penyambungan.jika dalam dunia teknik mesin kita mengenal penyambungan logam dengan istilah las/welding, dimana cara kerjanya pun hampir sama ,yakni melelehkan bahan tambahan agar kedua bahan bisa bersatu.
a.         Solder Biasa
Jenis ini merupakan yang paling mudah ditemui dipasaran karena harganya yang relatif murah solder jenis ini mudah digunakan ,karena tidak memerlukan teknik khusus,seperti untuk keperluan menyambung komponen berukuran besar ataupun memasangnya di Print circuit board. Meskipun biasa anda juga dapat memilih kualitas berdasarkan harga, semakin branded tentu semakin berkulitas, baik secara kehandalan dan keawetan.solder dengan elemen pemanas berbahan keramik tentu akan lebih mahal dibandingkan elemen berbahan coil
b.         Solder dengan Pengontrol Suhu
ciri dari pada solder ini adalah memilliki kontrol suhu yang terpisah dari solder tersebut. Kelebihan dari pada solder ini adalah suhunya akan stabil/konstan meskipun dinyalakan dalam waktu yang lama,sehingga tidak merusak solder itu sendiri.selain itu juga tegangan yang berubah ubah naik turun tidak akan mempengaruhi suhu solder. Jika dibandingkan dengan solder biasa perubahan tersebut sangat berpengaruh dimana suhunya akan terus meningkat seiring tegangan yang diberikan dan waktu penyalaan, bila solder menyala terus menerus tidak terkokntrol biasanya ujung solder dekat elemen akan meleleh.

Beberapa Informasi teknis yang biasa terdapat pada jenis ini, antara lain :
·           Temperature Range : 200 ~ 480 °C
·           Temperature Stability : ± 1 °C (no load)
·           Tip to Ground Resistance < 2Ω
·           Tip to Ground Potential : < 2mV 
c.         Solder uap/hot air /blower
Solder jenis ini merupakan solder dengan harga cukup mahal karena memiliki cara kerja yang berbeda dimana proses penggunaannya menggunakan udara. untuk menggunkanya anda perlu memperhatikan dan mengetauhi dua hal pengaturan. Pengaturan pertama adalah kekuatan panas (heating) yang dihasilkan melalui mata solder, dan pengaturan kedua adalah tekanan udara yang akan hembuskan. Kedua pengatur ini bekerja secara linier satu sama lain. Semakin tinggi suhu udara yang dihembuskan, maka akan bertambah kuat lagi jika tekanan udara di naikkan.
Beberapa keistimewaan dari pada solder jenis ini adalah:
§   Bisa digunakan untuk selder ataupun disoldering komponen SMD(Surface Mount Technology)
§   Suhu dapat diatur antara 100c hingga 500c
§   Heat processing dan heat energy test
§   Melindungi kerusakan komponen karena listrik statis dengan teknologi circuit anti statis selama pengerjaaan 


PENUTUP

1.1 Kesimpulan

Makalah ini berisi tentang beberapa bagian dari perkakas tangan, yang mana hanya membahas sebagian kecilnya saja, begitu banyak alat perkakas lainnya, namun penulis tidak bahas semuanya dikarenakan waktu dan media yang tidak memungkinkan.

1.2 Saran

Saran untuk pembaca semoga dengan apa yang ada dalam makalah ini dapat dicerna dan dipahami dengan baik



Tidak ada komentar:

Posting Komentar